Bitung, BrilyantNews.com — Pemerintah Kota Bitung, di sambangi perusahaan pengelola lingkungan global asal Prancis, SUEZ, dengan melakukan penjajakan kerja sama khususnya di sektor pengelolaan air bersih.

Penjajakan tersebut berlangsung dalam audiensi yang diterima langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, pada Selasa, 27 Januari 2026, di Lounge Merdeka, Kantor Wali Kota Bitung.

Pertemuan itu membahas peluang kolaborasi dalam pengelolaan dan pemeliharaan sistem air bersih sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan lingkungan sekaligus kesehatan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Hengky Honandar menyambut baik ketertarikan investor terhadap sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga. Menurutnya, ketersediaan dan pengelolaan air bersih masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Kota Bitung dan membutuhkan dukungan teknologi serta manajemen yang berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Bitung sangat terbuka terhadap investor yang ingin berkontribusi bagi pembangunan daerah, terlebih di sektor air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Honandar.

Ia menegaskan, Pemkot Bitung terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kami welcome investor untuk melirik potensi dan bekerja sama dengan Bitung. Intinya, pasti akan diberikan kemudahan berinvestasi selama tujuannya untuk kemajuan Kota Bitung dan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bitung, antara lain Asisten II Maichel Sondak, Kepala Bagian Hukum Budi Cristiarso, serta Direktur Utama PDAM Bitung Alfred Salindeho. Kehadiran jajaran teknis ini dimaksudkan untuk mendalami aspek regulasi, teknis, serta kesiapan infrastruktur jika kerja sama tersebut berlanjut ke tahap yang lebih konkret.

Penjajakan dengan SUEZ ini menambah daftar minat investor terhadap Kota Bitung, seiring posisinya sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia serta pusat pertumbuhan industri dan logistik di Sulawesi Utara.